Thursday, March 17, 2005

+ Surga dan Neraka +
bagian kedua dari empat episode

Mungkin semua kitab suci dari seluruh agama di dunia menerangkan tentang bagaimana kehidupan setelah mati kita, tentang indahnya surga dan tentang kejamnya neraka. Tanpa bermaksud untuk menentang isi kitab suci, ada beberapa orang yang belum percaya kalau belum melihatnya sendiri.

Tuhan itu Maha Baik. Karena itulah saya yakin Tuhan pasti berbaik hati dengan memberikan kesempatan bagi setiap umatnya untuk membuat penggambaran sendiri tentang surga dan neraka.

Kalau anda mempunyai keinginan atau kekaguman yang kuat akan sesuatu, maka tanpa disadarai anda telah membentuk surga anda sendiri. Kalau anda adalah penyuka pelangi, maka di surga nanti anda akan ditempatkan di kota di mana pelangi tak pernah memudar. Kalau anda adalah pengagum berat Aa’ Gym, maka rumah anda nantinya akan bersebelahan dengan rumah Aa’ Gym di surga supaya anda bisa menemuinya setiap saat. Surga adalah tempat di mana segalanya dimungkinkan, jadi tidak perlu mengantri untuk bertemu Aa’ Gym karena Tuhan pasti akan meng-kloning Aa’ Gym sebanyak orang yang memintanya. Jadi tidak perlu khawatir (dan memang rasa khawatir telah dihapuskan di surga).

Begitu juga sebaliknya. Tanpa anda sadari, ketakutan akan sesuatu ikut membentuk neraka anda sendiri. Mungkin karena itulah mengapa elemen paling besar dari neraka adalah api, karena kebanyakan manusia takut pada api apalagi dalam jumlah yang besar.

Catatan :
Saya bukan pengagum Aa' Gym, tapi saya tidak menemukan contoh lain jadi saya pakai nama beliau.