Thursday, June 16, 2005

Senja Di Pelabuhan Kecil

Ini kali tidak ada yang mencari cinta
di antara gudang, rumah tua, pada cerita
tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut
menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut

Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang
menyinggung muram, desir hari lari berenang
menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak
dan kini tanah dan air tidur hilang ombak.

Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan
menyisir semenanjung, masih pengap harap
sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan
dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap

(Chairil Anwar)

Untuk kenangan tak terlupa bersama komunitas MI02B, dua hari yang lalu.

7 comments:

Anonymous said...

hmmm, cinta lagi? atau sedang nostalgia?

-maknyak-

Qky said...

yang saya tahu, senja di Kaimana itu pun dari kaset eks Bokap hihihi

linda said...

jadi penasaran nih sama yg bikin Andi jadi terkesan

ridwan said...

hey.. :)

chairil anwar niiih...
seru!! :)

N[a] said...

Wah Chairil.. hehehe pantes keren banget waktu bacanya.. kebetulan lum pernah baca yang itu sebelumnya :)

Anonymous said...

Cool blog, interesting information... Keep it UP » » »

Anonymous said...

Best regards from NY! » » »